Beberapa Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Trader
Tentu
tidak mudah menjadi trader yang sukses. Dimana dalam dunia trading, kesuksesan
seorang trader bukan hanya bergantung pada strategi yang dipakai, akan tetapi
juga pada disiplin dan kemampuan menghindari kesalahan yang sering dilakukan
oleh para trader, terutama buat pemula.Tentu saja, kesalahan-kesalahan ini
seringkali dapat merugikan dan menghambat pencapaian tujuan trading.
Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para trader:
Pertama:
Kurangnya pemahaman terhadap risiko
Seorang
trader umumnya ingin cara cepat mendapatkan profit. Itulah sebabnya, salah satu
kesalahan yang sering dilakukan para trader adalah kurangnya pemahaman terhadap
risiko. Padahal tanpa mempertimbangkan risiko, seorang trader bisa mengalami
kerugian, terutama jika tidak memiliki manajemen risiko yang baik.
Itulah
sebabnya, seorang trader harus membekali diri sendiri dengan risiko setiap perdagangan
yang dilakukan. Seorang trader harus memiliki rencana yang jelas untuk
mengelola risiko, contohnya dengan menggunakan stop-loss order, membatasi modal
yang dipertaruhkan pada satu posisi, dan tidak berlebihan dalam leverage.
Kedua: Tidak memiliki rencana trading
yang jelas
Sama
halnya dengan berbisnis yang harus memiliki perencanaan yang matang, berbisnis
dalam saham juga harus memiliki perencanaan terlebih dahulu. Tidak sedikit para
trader yang masuk ke pasar modal berdasarkan emosi, rumor, atau spekulasi tanpa
pertimbangan yang matang. Tentu saja hal ini akan membuat seorang trader
mengalami kerugian dalam berinvestasi di saham.
Rencana
trading harus mencakup tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Kapan akan ia
mau membeli saham, kapan ia mau menjual, dan dalam angka berapa ia harus
membatasi risiko. Baca Juga: Inilah Tiga Saham Yang Banyak Diborong Investor Asing di Kuartal Ke IV 2024
Ketiga: Terlalu tergantung pada emosi
Rasa
takut dan serakah merupakan dua emosi yang biasanya menguasai dalam proses
pengambilan keputusan trading. Trader yang takut sering kali menutup posisi
terlalu cepat, meskipun ada keuntungan lebih besar, sementara trader yang
serakah terus menahan posisi meskipun tanda-tanda pasar menunjukkan harus
segera keluar. Untuk mengatasi ini, seorang trader hendaknya berlatih disiplin
dan mengikuti trading plan yang telah
dibuat.
Keempat: Kurangnya manajemen uang
yang baik
Banyak
trader yang tidak menyadari betapa pentingnya mengelola modal dengan baik. Termasuk
menentukan berapa persentase modal yang akan dipertaruhkan pada setiap
perdagangan, serta menetapkan aturan tegas kapan harus keluar dari posisi yang
merugi. Terlalu banyak bertaruh pada satu perdagangan atau tidak
mempertimbangkan posisi yang tetap bisa sangat merugikan bagi para trader.
Kelima: Overtrading
Overtrading
merupakan suatu tindakan trader yang terlalu banyak melakukan transaksi dalam
waktu yang singkat. Biasanya pada tahap ini, para trader menganggap bahwa mereka
harus berada dalam perdagangan agar tidak ketinggalan peluang. Namun, pada
kenyataannya, overtrading sering kali menghasilkan kerugian lebih besar
dibandingkan keuntungan.
Untuk
itu, lebih baik seorang trader fokus pada kualitas daripada kuantitas.
Melakukan trading ketika ada sinyal yang jelas sesuai dengan strategi yang
telah ditetapkan. Ingatlah selalu, tetaplah disiplin dan jangan mudah tergoda
untuk terus membuka posisi baru tanpa alasan yang jelas.
Keenam: Mengabaikan analisis teknikal
dan fundamental
Ada
anggapan bahwa intuisi semata sudah cukup untuk membuat keputusan trading.
Padahal analisis teknikal dapat kita pergunakan dalam membantu kita memahami
pergerakan harga, sedangkan analisis fundamental dapat kita gunakan dalam
memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi yang mendasari pasar. Menggabungkan
kedua analisis di atas, bisa memberikan kita gambaran yang lebih komprehensif
tentang kondisi pasar saham.
Ketujuh: Kurang sabar
Baik
trader maupun investor yang ingin sukses di pasar saham harus memiliki
kesabaran. Dengan bersabar dan tidak terburu-buru, trader bisa menghindari
keputusan yang gegabah yang bisa berakibat fatal.
Trading adalah aktivitas yang kompleks dan menuntut keterampilan, disiplin, serta kesabaran. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh para trader dapat dicegah dengan edukasi yang memadai, rencana trading yang baik, serta manajemen risiko yang tepat. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum ini, trader memiliki peluang lebih besar untuk mencapai kesuksesan di pasar dan mengurangi risiko kerugian yang tidak perlu. Baca juga: Inilah Waktu Terbaik Untuk Cut Loss Dalam Investasi Saham